Jumat, 25 Juli 2014

Sinarmas Msig life syariah kian cerah

Kepala Divisi Syariah dan Pensiun Sinarmas MSIG Life,  bahwa bisnis asuransi syariah tetap moncer di 2014. “Saya yakin perkembangan asuransi syariah akan meningkat dibanding tahun lalu,” kata dia kepada LIFESTYLE di kantornya.

 Peluang asuransi syariah di Indonesia terbuka lebar karena populasi muslim sekitar 80 persen dari 250 juta penduduk. Jumlah yang besar tersebut baru tergarap sekitar dua persen saja. Sedangkan total aset asuransi syariah pada tahun 2012 hanya 3,7 persen dibanding asuransi konvensional. Di sinilah terdapat ruang yang longgar untuk mengembangkan asuransi syariah.

Di Indonesia, produk asuransi syariah sudah menjamur. Saat ini, sudah terdapat 5 full fledged perusahaan asuransi syariah, 40 perusahaan asuransi dengan unit syariah dan 3 perusahaan reasuransi dengan unit syariah. Maraknya pertumbuhan keuangan dan industri syariah turut mendorong keuangan nasional. Terbukti lembaga bisnis syariah tetap kokoh di tengah krisis moneter yang melanda.

Maraknya bisnis asuransi syariah membikin persaingan kian sengit. Untuk itu Sinarmas MSIG Life Syariah telah menyiapkan berbagai strategi. Antara lain penguatan branding, memperluas distribusi, serta penetrasi ke daerah yang basis muslimnya besar. Kini nasabah terbanyak masih dipegang Jakarta dan Jawa Timur. Nanti Jawa Tengah akan digarap secara serius. Memang mayoritas penyebaran produk SMiLe Syariah masih di Jawa dan sebagian Sumatra.
Dalam meningkatkan penjualan, Sinarmas MSIG Life Syariah bekerja sama lembaga-lembaga keislaman. 
 
Biro perjalanan haji juga dijadikan mitra untuk memasarkan produk-produknya. “Kerjasama dengan pihak ketiga cukup efektif. Karena mereka bisa mengenal secara detil produk-produk kita. Kalau tertarik bisa langsung membeli,” ujar alumni Thames Commerce School Singapura ini.

Produk-produk syariah dari Sinarmas MSIG Life cukup beragam. Seperti asuransi pendidikan, kesehatan, pensiun dan perlindungan. Penguatan produk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Bila ada produk yang banyak diminati masyarakat, maka produk itulah yang akan terus dipacu.

Produk Sinarmas MSIG Life Syariah yang paling diminati adalah unit link. Unit link merupakan produk asuransi jiwa yang mengandung unsur investasi. Produk ini sangat menarik. “Karena produk Sinarmas MSIG Life Syariah dengan sistem syariah dalam transaksinya mengutamakan keadilan, transparansi dan menguntungkan bagi semua pihak, maka produk tersebut diminati oleh setiap kalangan tanpa memandang agama yang dianut. Inilah yang membuktikan bahwa sistem syariah menjadi rahmatan lil’alamin (berkah untuk seluruh alam),” tandas Rizky.

Maka kinerja keuangan unit syariah Sinarmas MSIG Life semakin meningkat. Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan kontribusi bruto Sinarmas MSIG Life Syariah baru mencapai 120 persen. Namun dengan strategi pemasaran anyar, Rizky yakin grafik penjualan polis asuransi jiwa Sinarmas MSIG Life Syariah pada tahun ini akan naik 300 persen. Keyakinan itu logis jika melihat peningkatan laba sebesar 20 persen atau Rp. 27 milyar pada tahun 2013 dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan penerimaan premium income naik sebesar 40% menjadi Rp. 258 milyar pada periode yang sama.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar