PT Sinarmas MSIG Life meluncurkan Program Sosial Nasabah 'Berbagi
Sesama' yang menawarkan kesempatan berbagi disamping manfaat
perlindungan dan investasi.
"Dua hal yang menjadi pondasi utama gagasan program ini adalah
pertumbuhan asuransi syariah di Indonesia yang menonjol serta
meningkatnya solidaritas sesama untuk melakukan derma/beramal," kata
Kepala Divisi Syariah dan Pensiun Sinarmas MSIG Life Rizky Pandu Pribadi
dalam keterangan tertulisnya.
Pertumbuhan pangsa asuransi syariah setiap tahunnya
selalu menunjukkan hasil yang positif dengan rata-rata lima sampai 10
persen.
Hal tersebut, lanjutnya, yang ditopang oleh populasi Indonesia yang
mayoritas Muslim dan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk
pengelolaan uang dengan penerapan sistem syariah.
Selain itu, banyaknya kegiatan filantropi yang dilakukan oleh
masyarakat Indonesia dan kuatnya solidaritas antarsesama, menjadi latar
belakang diluncurkannya program Berbagi Sesama," kata Rizky.Dalam menyukseskan program ini, tambah Rizky, Sinarmas MSIG Life
menggandeng empat mitra lembaga filantropi terkemuka yakni Eka Tjipta
Foundation (Yayasan Dharma Eka Tjipta Widjaja), Badan Amil Zakat
Nasional (BAZNAS), Dompet Dhuafa dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).
Pada Program Sosial Nasabah `Berbagi Sesama', perusahaan bersama
empat organisasi tersebut akan memberikan fasilitas tambahan untuk
melakukan pembayaran zakat, infaq, hewan kurban dan donasi kepada para
nasabah yang memiliki produk unit link Syariah berpremi reguler.
Rizky mengatakan, dalam prosesnya, nasabah adalah donator dan
menunjuk Unit Usaha Syariah Sinarmas MSIG Life sebagai wakil donatur
serta memiliki polis syariah untuk berinvestasi, selanjutnya mengisi
form kepesertaan program sosial nasabah untuk melakukan transfer dana
keperluan sesuai keinginan nasabah.
"Dengan memiliki akses yang luas dan cepat serta skala nasional,
masyarakat diberikan pilihan untuk dapat melakukan kontribusi pemberian
donasi sesuai dan tepat dengan keinginannya tanpa halangan dan
tertunda," ujar Rizky.
Sementara itu, kinerja performa Sinarmas MSIG Life menunjukkan hasil
yang positif pada 2014, di mana pertumbuhan bisnis syariah mencapai 60
persen pada kuartal I 2014 dan untuk pembagiannya, premi bisnis syariah
tumbuh sekitar 83 persen pada semester pertama.
Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life mengatakan
optimistis menatap masa depan asuransi syariah di Indonesia. Saat ini,
kontribusi produk asuransi mikro syariah tercatat sekitar 33 persen dari
total kontribusi Unit Usaha Syariah Sinarmas MSIG Life.
"Dengan optimisme pangsa pasar yang semakin berkembang, produktivitas
asuransi mikro Unit Usaha Syariah ditargetkan dapat memberikan
kontribusi antara 40-50 persen hingga akhir tahun 2014. Dengan
diluncurkannya program ini kami percaya diri dan positif dapat mencapai
target tersebut," ujar Johnson. [mad]
sumber : skala news